Labuhanbatu Utara, Radarkriminaltv.com – Di kutip dari berswara.com “Aparat Diuji! GANN Sumut Kritik Keras Lambannya Penindakan Bandar Narkoba di Aek Kanopan Timur” Penulis Ade Rambe. Selasa, (07/04/2026).
Tekanan publik terhadap aparat penegak hukum kian menguat. Kali ini, Koordinator Wilayah Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Sumatera Utara, Nur Azman, melontarkan kritik keras atas lambannya penindakan terhadap dugaan aktivitas bandar narkoba di Gang Azhari, Aek Kanopan Timur.
Ia menegaskan, aparat kepolisian tidak boleh lagi terkesan diam atau menunda langkah hukum terhadap para terduga pelaku yang disebut-sebut telah lama beroperasi dan meresahkan masyarakat.
“Ini bukan persoalan kecil. Narkoba adalah kejahatan luar biasa yang merusak masa depan generasi. Kalau dibiarkan, sama saja membiarkan kehancuran terjadi di depan mata,” tegas Nur Azman, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, lambannya respons aparat terhadap laporan dan keluhan warga yang sudah berulang kali disampaikan justru memicu kekecewaan dan kecurigaan publik. Ia mengingatkan, jika kondisi ini terus berlarut, maka kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum bisa runtuh.
“Jangan sampai muncul kesan hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Aparat harus buktikan bahwa mereka benar-benar berpihak pada masyarakat,” ujarnya.
Di lapangan, keresahan warga semakin nyata. Sejumlah warga Gang Azhari mengaku hidup dalam bayang-bayang ancaman akibat maraknya peredaran narkoba di lingkungan mereka. Aktivitas mencurigakan disebut berlangsung hampir tanpa hambatan, seolah kebal hukum.
“Sudah terlalu lama kami resah. Anak-anak kami terancam. Kami hanya ingin lingkungan kami bersih dari narkoba,” ungkap seorang warga dengan nada kecewa.
Warga lainnya bahkan mempertanyakan keseriusan aparat dalam menangani persoalan ini. Mereka mendesak agar tidak ada lagi pembiaran yang justru memperparah situasi.
“Kalau tidak segera ditindak, kami khawatir dampaknya makin luas. Jangan tunggu korban bertambah,” tegasnya.
GANN Sumut, lanjut Nur Azman, menyatakan siap mendukung penuh aparat dengan memberikan data dan informasi dari masyarakat. Ia juga mendorong adanya pengawasan eksternal agar proses penegakan hukum berjalan transparan dan tidak tebang pilih.
Desakan ini menjadi peringatan keras bahwa publik kini tidak hanya menuntut janji, tetapi aksi nyata. Penanganan kasus narkoba di Aek Kanopan Timur pun kini menjadi sorotan, sekaligus ujian serius bagi kredibilitas aparat penegak hukum di daerah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Kualuh Hulu dan Polres Labuhanbatu belum memberikan keterangan resmi. Masyarakat kini menanti: apakah aparat akan bergerak cepat, atau kembali membiarkan persoalan ini berlarut tanpa kepastian.
(Red : Ahmad Idris Rambe)
#Polreslabuhanbatu #Poldasumaterautara #sumut #aekkanopan













