Labuhanbatu Selatan, Radarkriminaltv.com – Peredaran narkoba jenis sabu yang dilakukan secara terang-terangan di Desa Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, telah membuat masyarakat resah dan bosan. Bandar bernama BB (SDRN) bahkan dikenal oleh anak kecil di wilayah tersebut, sementara generasi muda menjadi penikmat dan pecandu yang menjamur.
Kejanggalan muncul ketika sang bandar tampak tak tersentuh oleh hukum, membuat masyarakat menduga adanya pembiaran bahkan dukungan tersembunyi. “Tanpa hambatan apapun, seolah-olah dia kebal hukum,” ucap seorang ibu dengan nada kecewa. Rabu (25 Februari 2026)
Tak hanya itu, masyarakat mengungkapkan adanya jaringan besar yang meliputi wilayah Labuhanbatu Selatan dengan bandar berinisial RATU (SR) yang sudah terkenal luas, bahkan meskipun big bossnya diketahui masih berada di dalam sel. Jaringan titik narkoba (ss) yang dikendalikan BB di Kampung Rakyat Perlabian Luar juga sudah tidak menjadi rahasia lagi di kalangan warga.
“Kami tidak minta janji, kami minta tindakan nyata. Tangkap bandarnya, bongkar jaringannya, selamatkan generasi kami,” tegas seorang pemuda berusia 25 tahun yang enggan menyebutkan namanya.
Saat Dikonfirmasi awak media mengenai maraknya peredaran ini, Kapolsek Kampung Rakyat AKP Muhammad Ilham Lubis, S.H., melalui Wa hanya dibaca saja dan tak ada balasan sama sekali
Masyarakat menuntut pihak Polsek Kampung Rakyat dan Polres Labuhanbatu Selatan untuk merespons keluhan dengan serius. Mereka meminta penegakan hukum yang benar-benar melindungi rakyat, bukan sekadar formalitas. “Jangan hanya ucapan saja, berikan bukti dan tindakan nyata sesuai harapan pemerintah desa dan kita semua,” tegas salah satu warga.
Peredaran narkoba yang merusak sendi kehidupan sosial di Labuhanbatu Selatan harus segera dihentikan sebelum lebih banyak generasi muda tercoreng. (Syr)













