Berita  

Rakernas AKPERSI Tahun 2025 : Transformasi Jurnalis Digitalisasi Konten Kreator Bukan Jurnalis

Jawa Barat, Radarkriminaltv.com – Rapat Kerja Nasional ( RAKERNAS ) Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI ) tahun 2025 mengusung tema transformasi jurnalis digitalisasi konten kreator bukan jurnalis, di gelar di Villa Lembah Resort Permai Jl. Raya Cipanas, No 219, Sindanglaya, Kec. Cipanas, Kab. Cianjur, Jawa Barat. Rabu (10/12/2025).

 

Sebagai ajang konsolidasi organisasi, Rakernas juga menjadi momentum penting bagi AKPERSI untuk menyusun program strategis sekaligus meningkatkan profesionalisme wartawan.

 

Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E. Ketua Umum DPP AKPERSI, figur yang dikenal berprinsip keras, anti-intervensi, serta teguh menjaga kehormatan profesi jurnalistik.

Di hadapan ratusan peserta, Rino menggetarkan forum dengan pernyataan yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan:

 

“Konten kreator bukan jurnalis, dan jurnalis bukan konten kreator,” ucap Ketum lantang.

 

Menurutnya, era digital tidak boleh dijadikan alasan untuk mengaburkan batas profesi jurnalistik dengan aktivitas para konten kreator.

 

“Kita punya etika, standar, dan tanggung jawab. Digitalisasi boleh berkembang, tapi marwah profesi tidak boleh dicampuradukkan.” lanjut Ketum.

 

“Menurut saya, uang bukan jaminan apa pun ketika anggota kami mendapat intervensi. Integritas tidak bisa dibeli, harga diri organisasi tidak bisa ditukar, dan loyalitas sejati tidak bisa dibayar.” ucap Ketum lagi.

Rino menegaskan, AKPERSI tidak akan tunduk pada tekanan mana pun baik yang berbungkus imbalan, janji, maupun ancaman.

Peringatan Keras: “Sentuh DPC atau DPD Kami, Saya Berdiri Paling Depan!”

Puncak ketegasan muncul saat Rino mengirimkan peringatan keras kepada pihak eksternal yang mencoba mengintervensi struktur organisasi:

 

“Jika ada yang berani mengganggu DPC atau DPD kami, maka sebelum semuanya bergerak, saya yang akan berdiri paling depan! AKPERSI tidak bisa dipecah, tidak bisa dibeli, dan tidak bisa diarahkan oleh kepentingan luar,”. kata Ketum lagi.

 

 

Pernyataan tersebut langsung mengangkat semangat seluruh peserta Rakernas. Aura kepemimpinan yang tidak bisa dibeli dan tidak bisa digertak menggema ke seluruh penjuru forum.

 

Ketua DPD Akpersi Sumatera Utara, Hasan Simarmata, S.H. turut menyampaikan bencana alam Nasional yang di sebabkan penebangan liat yang berdampak kepada masyarakat tapteng, taput, tapsel, aceh, dan sumbar.

 

“Hasil Rakernas ini lebih bertitik tolak atau berfokus kepada permasalahan lingkungan hidup yaitu pembalakan liar dan tambang yang sengaja. Terkesan telah terjadinya pembiaran bertahun-tahun yang menguntungkan para pengusaha dan oknum-oknum pejabat, dan saat ini yang menerima imbasnya adalah masyarakat sekitar seperti halnya banjir longsor akibat dari pembalakan liar dan tambang yang menyebabkan kerugian materi, bahkan seluruh kehidupan masyarakat sekitar tersebut menderita,” tutup Ketua DPD Sumut. (Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *