Pekan Baru | Radarkriminaltv.com – Minggu 10 Agustus 2025.Diduga Puluhan Rekan Grup Kharudin Manejer SPBU (14.282.683), Grup Khusus Pelangsir BBM: Mereka Diduga Pelaku Pengeroyokan Terhadap ke-6 Wartawan Kamis, 07 Agustus 2025.
*Penganiayaan Secara Brutal Terhadap ke-6 Wartawan Dilakukan Oleh Puluhan Rekan Grup Oknum Manejer SPBU (14.282.683)*
*Setelah Kejadian Pengeroyokan Terhadap ke-6 Wartawan di SPBU (14.282.683), Oknum Manejer Mengklem Seluruh Pihak SPBU Tanpa Mengetahui*
*Enam Wartawan Dikeroyok Di SPBU 14.282.683 Dirreskrimum Polda Riau Diminta Tindak Tegas dan Tangkap Semua Pelaku*
Pekanbaru, Riau —
Peristiwa kejadian penganiayaan pengeroyokan ini, berawal dari beberapa hari lalu sebelum kejadian bahwa adanya informasi dugaan tangkap lepas pelaku tindak pidana penyelewengan BBM bersubsidi di SPBU 14.282.683 yang beralamat RT.01/RW.01 Kelurahan Baru, Kec Bina Widya, Pekanbaru Kota Provinsi Riau.
Berdasarkan informasi tangkap lepas tersebut, tertuju dugaan penyeleweng BBM di SPBU 14.282.683, setelah beberapa kemudian, tepat pada Jumat (8/8/2025) turun ke enam orang wartawan Pekanbaru dan saat menghampiri pihak manajemen SPBU untuk melakukan konfirmasi, guna mencari kebenaran terkait tangkap lepas pelaku tindak pidana penyelewengan BBM bersubsidi di SPBU 14.282.683 tersebut, sebagaimana informasi yang sempat beredar luas di tengah masyarakat Pekanbaru.
Namun, disaat ke enam (6) wartawan melakukan konfirmasi tersebut diserang dan dikeroyok oleh beberapa orang pria yang diduga para sopir Pelangsir BBM bersubsidi secara Ilegal yang tengah melakukan dugaan Penyelewengan BBM di SPBU 14.282.683.
Adapun enam wartawan diduga korban saat tugas itu adalah: Edy Hasibuan media Nusantara Expres, Hotlan Tampu bolon,Zona Merah Putih, Ilhamudim, Zona Merah Putih, Ahmad Mizan Nusantara Expres, Ilham Mutasoib, Zona Merah Putih, Alvanza Pebrian Siregar Garuda Expres, mereka dipukuli dan dikeroyok di areal SPBU 14.282.683.
SPBU yang dipimpin Menejer bernama Khairuddin alias Udin King Of Kings.
Hal itu, adanya narasumber menyebut bahwa oknum Manejer SPBU diduga raja dari rajanya Mafia BBM bersubsidi Ilegal wilayah provinsi Riau., ungkapnya inisial Er kepada Athia wartawan dan narasumber lainnya membenarkan hal itu.
Tidak sampai disitu, dijelaskan bahwa Irvan Herman diduga Owner di SPBU (14.282.683) Tabek Gadang, dan selain itu ia juga Owner SPBU (14.284.6109) yang berada di wilayah Pelalawan. Sambil mereka teruskan kepada awak media Foto Irvan Herman dan Kharudin.
Menurut oleh banyak sumber dan seperti diberitakan diberbagai sosmed, Diduga otak pelaku penganiaya pengeroyokan ke enam wartawan yang tengah menjalankan tugasnya sebagai kontrol sosial masyarakat, yaitu selaku Manejer bernama Khairuddin alias Udin yang diduga memprovokasi para sopir pelangsir BBM bersubsidi secara illegal untuk melakukan perbuatan anarkis, menyerang, dan memukul rekan wartawan secara beramai-ramai, hingga mengakibatkan korban luka lebam karena pukulan dari para sopir pelangsir BBM tersebut di SPBU 14.282.683 yang disebut beralamat di Tabek Gadang jalan SM Amin kota Pekanbaru.
Berdasarkan peristiwa penganiayaan tersebut di SPBU (14.282.683), pada Jum’at malam 8/8/2025, Athia wartawan melakukan konfirmasi via WA (+62 812 6282 0721) miliknya Manejer bernama Kharudin alias Udin, ia mengatakan:
“Saya tidak tau pak
Intinya saya tidak dsna.
Dan juga saat terjadi dilokasi anggota kita juga tidak tau knapa itu terjadi.
Itu ada beberapa oknum yg saya kita tidak kenal membuat keributan di SPBU. Di saat keributan tersebut anggota kita di area SPBU itu terkejut dan langsung ada pertikaian disana. Saat saya di telp saya kesana dan sampai disana sudah tidak ada lagi pertikaian tersebut.
Dan kami sebagai pihak SPBU tidak mengenal sama sekali dengan mereka” yang datang dalam pertikaian tersebut., tulisnya Kharudin Manejer
Pernyataan Kharudin seakan Mengklem tanpa ada mengetahui seluruh pihak SPBU, diduga sengaja ia menutupi kejadian tersebut hingga narasumber membantah apa yang disampaikan itu oleh Kharudin Manejer.
Sejumlah narasumber membantah pernyataan oknum Manejer tersebut dan salah satunya inisial Er mengatakan secara tegas;
Ini grup Kharudin Manejer SPBU (14.282.683), dan ini nomor para sopir pelangsir di SPBU itu, ini semua terlibat, yang terdaftar nomor-nomor handphone ini semua terlibat, mereka ini lah pemainnya karena yang lain-lainnya ngga boleh masuk melangsir. Harusnya oknum Manejer tsb menyampaikan mohon maaf kpd rekan-rekan wartawan, jangan sebaliknya ia menjadi provokator asal datang rekan wartawan suruh di gas oleh para pelangsir BBM di SPBU tsb, memangnya beliau siapa Manejer itu., ungkap kesalnya sumber inisial Er
Maka dari hal ini, Sejumlah pihak dan dari berbagai organisasi Wartawan Diminta Dirreskrimum Polda Riau, Kombes. Pol. Asep Darmawan, S.H., S.I.K., untuk menangkap para pelaku penganiaya pengeroyokan ke enam wartawan yang terjadi di SPBU 14.282.683.
(Tim)













